[10 Mar] Pemerintah mengajak para akademisi bertemu di Gedung Ali Wardana,
Kemenko Perekonomian, Jakarta untuk membahas Peta Jalan Riset dan
Pengembangan Kendaraan Listrik.
Acara ini difasilitasi oleh
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Kementerian Keuangan. Acara
berlangsung dari pukul 15.00-17.00 WIB.
Usai pertemuan, Staf Ahli
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Agus Puji Prasetyono
menjelaskan pertemuan kali ini ingin mendorong agar mobil listrik yang
dihasilkan bisa beroritasi pasar.
"Kemenristek Dikti dinilai
perlu support dan dorongan agar mobil listrik diwujudkan, kemudian
muncul kemandirian dan lahir mobil listrik yang bukan ecek-ecek atau
tergantung sama negara lain," kata Agus kepada detikFinance di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Selain
itu, Agus menjelaskan munculnya gagasan menghidupkan kembali proyek
mobil listrik nasional pasca berhenti sejenak setelah pergantian
pemerintahan.
Alasannya, energi fosil makin lama makin terbatas
sehingga harus ada solusi energi, salah satunya pemanfaatan energi
listrik untuk mobil. Di lain pihak, dunia mendesak untuk pengembangan
kendaraan yang memakai energi ramah lingkungan.
"Isunya sekarang
minyak terbatas di alam, bahan bakar akan habis bila terus digali
sehingga harus ada potensi energi alternatif yang dikembangkan di
antaranya mobil bahan bakar listrik," tambahnya.
Hadir pada
pertemuan, perwakilan akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB),
Institut Teknologi Surabaya (ITS) serta perwakilan Kementerian
Perindustrian
sumber detik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar